Gallery

Rekoleksi Keluarga Katolik di Paroki St. Petrus Paulus – Parongil “Mulanya Didesak, Lalu Menjadi Habitus, Akhirnya Hidup dalam Iman”

Pastor dan Umat Stasi Lae Itam diabadikan setelah misa

Di antara semua buah-buahan, Durian paling sering disebut sebagai ‘pembunuh’. Ini karena kadar gula dalam buah yang mulanya dianggap busuk tersebut, sangat jahat bagi penderita diabetes. Namun, si ‘pembunuh’ inilah yang diidamkan tim Menjemaat kala diundang meliput ‘Rekoleksi Keluarga Berdoa’ di Paroki St. Petrus Paulus – Parongil.

Sayangnya, sebelum sensasi kenikmatan buah berduri itu meleleh di lidah, Parokus Parongil, RP. Monang Sijabat O. Carm menyampaikan kabar duka. “Musim Durian di Parongil sudah berakhir pada awal Februari kemarin. Sudah tidak ada lagi.” Demikian isi pesan-nya dari media bincang Whatsapp. Lugas, tepat dan menghujam hati penggemar Durian kelas akut. Continue reading