Panitia Tahbisan Uskup KAM Gelar Konferensi Pers

Panitia Tahbisan Uskup Terpilih KAM, Senin (28 Januari), menghelat konferensi pers di Gedung Catholic Center KAM. Temu dengan kalangan media tersebut, memaparkan momen penting bagi Gereja Katolik di Keuskupan Agung Medan, yakni peralihan perutusan dari Uskup Emeritus, Mgr. Anicetus B. Sinaga OFMCap kepada Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap. Demikian disampaikan Ketua Panitia, RD. Sebastianus Eka Bhakti Sutapa, didampingi jajaran panitia: RP. Selestinus Manalu OFMCap, RD. Benno Ola Tage, dan Hendrik Sitompul.

“Perayaan Tahbisan Uskup KAM akan digelar pada tiga hari, yakni 1-3 Februari 2019. Masing-masing hari merayakan: Ibadat Sore Meriah di Gereja Paroki Katedral Medan pada Jumat (1 Februari) – momen Uskup baru mengucapkan ikrar setia bagi keuskupan dan pemberkatan simbol-simbol yang digunakan olehnya. Pada hari kedua (2 Februari) adalah momen puncak, yaitu Tahbisan Uskup di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut dengan misa yang dihadari diperkirakan 14 ribu hadirin – dari kalangan Kardinal Indonesia, Uskup se-Indonesia, para Imam, biarawan/ biarawati dan umat. Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo akan memimpin misa ini serta menahbisan Uskup baru,” kata Romo Eka.

Dia melanjutkan, Misa Perdana Uskup Baru, Mgr. Kornelius akan digelar di Paroki Katedral Medan pada Minggu (3 Februari). “Dalam perayaan ini juga akan berlangsung serah terima jabatan Uskup Agung Medan kepada Mgr. Kornelius.”

Pastor Benno, mewakili panitia, turut menyampaikan undangan kepada insan pers agar turut serta meliput seluruh peristiwa bersejarah bagi umat KAM. “Besar harapan kami bahwa media cetak, online dan elektronik di Sumut akan memuat momentum ini,” ucapnya.

(Ananta Bangun)

 

Stasi St. Paulus – Bandar Hinalang “Semoga Stasi Ini Semakin Subur Menyumbang Biarawan/ Biarawati

Gereja Stasi St. Paulus Bandar Hinalang (Copyright: Komsos KAM)

Gereja Stasi St. Paulus – Bandar Hinalang mulai diwacanakan untuk berdiri pada 13 Oktober 1989. Salah seorang pengurus, Fransiskus Hotman Sipayung, mengatakan RP. Raymond Simanjorang OFMCap (salah seorang pastor di Paroki Saribudolok masa itu) menganjurkan kepada pengurus sektor Bandar Hinalang dan Bandar Raya untuk memulai berdirinya Stasi Bandar Hinalang.

“Pastor Raymond mengatakan, untuk memulai berdirinya Stasi Bandar Hinalang harus dimulai dari Asmika. Pada waktu itu, Asmika (Anak Sekolah Minggu Katolik), Mudika (Muda-mudi Katolik) dan Perkumpulan Bapa/ Ibu harus jalan kaki dari Bandar Hinalang ke Gereja Stasi Induk Saribudolok,” kata Hotman kepada Menjemaat.

Maka, atas kerjasama pengurus dengan beberapa Mudika (wanita) ditentukanlah beberapa rumah umat sebagai tempat anak sekolah Minggu mendapatkan katakese. Secara periodik ditunjuk 2-3 orang Mudika tadi sebagai Guru Sekolah Minggu. “Pada saat itu, rumah kita juga menjadi tempat beribadah Asmika,” ujar Hotman.

Pada awal pendirian, Gereja Stasi Bandar Hinalang memiliki 91 Kepala Keluarga (KK). “Terdiri dari 74 KK dari Sektor Bandar Hinalang, dan 17 KK dari Sektor Bandar Raya,” kata Hotman. “Dan sekarang jumlah umat di stasi ini telah mencapai 180 KK.” Continue reading →

Jubileum 50 Tahun, Ordo Konventual Bangun Persaudaraan sebagai Oase Ilahi

Perayaan “50 tahun Misi dan Natal bersama Ordo Konventual di Indonesia” di Paroki Delitua (Copyright: Komsos KAM)

Ribuan insan turut dalam perayaan “Kenangan Syukur Jubileum 50 Tahun Misi dan Perayaan Natal Bersama Saudara Ordo Dina Konventual di Indonesia”. Acara ini berlangsung pada Minggu (30 Desember) di lapangan Gereja Paroki St. Yosef – Delitua, dalam misa yang dipersembahkan Uskup Agung Medan terpilih, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap; Uskup Emeritus Keuskupan Agung Medan (KAM), Mgr. Anicetus B. Sinaga OFMCap; Uskup Emeritus Keuskupan Manado, Mgr. Josef Suwatan MSC; dan Minister General OFMConventual, RP. Marco Tasca OFMConv.

Dalam pesan homili, Mgr. Anicetus menyampaikan terima kasih kepada Ordo Konventual karena telah memperkaya, mempersubur dan memperharum Keuskupan Agung Medan. “Kita bersukacita dan mendukung berkembangnya Ordo Konventual. Selamat ulang tahun dan semoga lebih berdaya guna,” kata dia.

Mgr. Anicetus mengajak seluruh hadirin agar menjadikan momen kelahiran Yesus Kristus yang dirindukan banyak orang. “Pesan ini juga diungkapkan dalam peringatan Natal Nasional bersama Presiden Jokowi. Tersebut pesan utama: kami adalah sumber damai. Kami adalah pembawa perdamaian lestari.” Continue reading →