Perayaan Hari Kakek Nenek dan Lansia Sedunia II di Vikariat Kabanjahe


Komisi Keluarga Keuskupan Agung Medan, Minggu (24 Juli 2022), menghelat perayaan Hari Kakek Nenek dan Lansia Sedunia II. Pada tahun ini, KAM merayakannya di Vikariat Santo Yakobus Rasul Kabanjahe. Seturut tema acara, kegiatan ini mayoritas dihadiri sekira 1100 kakek nenek dan lansia dari delapan paroki.

Adapun delapan paroki tersebut adalah: Paroki Sang Penebus Bandar Baru, Paroki St. Fransiskus Asisi Berastagi, Paroki St. Perawan Maria Diangkat ke Surga Kabanjahe, Paroki Santo Petrus dan Paulus Kabanjahe, Paroki St. Damian Lau Baleng, Paroki St. Yoseph Lawedesky, Paroki St. Fransiskus Asisi Saribudolok, dan  Kuasi Paroki St. Monika, Tiga Nderket.

Acara diawali Ekaristi kudus yang dipimpin Ketua Komisi Keluaraga KAM, RP. Gindo Gervatius Saragih, OFMConv. Sementara RP. Tommy F Simamora OFMCap., RP. Benny Kokasih SS.CC. dan Diakon Moel Sinaga OFMCap turut sebagai konselebran.

Dalam sesi kotbah, Pastor Gindo Saragih menyampaikan tiga  pesan berharga bagi  para kakek nenek dan lansia supaya mereka pada masa tua pun tetap berbuah. “Yang pertama, lewat doa. Paus Fransiskus mengharapkan supaya suami-istri yang sudah usia kakek nenek dan lansia saling mendoakan. Demikian juga mereka yang sudah duda atau janda. Menjadi pendoa bagi anak, cucu dan keluarga,” ucap Imam Konventual tersebut.

Pastor Gindo melanjutkan, pesan kedua adalah “berani bermimpi” dan menceritakan mimpi mereka kepada orang-orang muda. Menceritakan pengalaman akan keberhasilan pada masa lampau dan memberikan nasehat-nasehat yang menjadi pedoman hidup di masa depan. “Dan ketiga, para kakek nenek dan lansia  menjadi pribadi yang mandiri. Pada masa tua tetap berusaha memenuhi kebutuhan dengan bekerja menurut kemampuan,  menjaga kesehatan dan  tetap bertumbuh dalam iman serta mempersiapkan kedatangan Tuhan dalam diri masing-masing dengan hidup rohani yang baik.”

Dalam kesempatan tersebut, Pastor Gindo juga mengutip pesan Paus Fransiskus. Perihal mengajak seluruh umat  untuk merayakan hari kakek nenek dan lansia setiap tahunnya sejak tahun 2021. “Tahun ini, Paus Fransiskus menetapkan bahwa hari Minggu,  24 Juli 2022 merupakan Hari  Kakek Nenek dan Lansia Se Dunia II. Tema perayaan ini adalah: “Pada Masa Tuapun Mereka Masih Berbuah” (Mzm. 92:15). Paus Fransiskus mengharapkan agar setiap keuskupan dan paroki mengadakan kegiatan untuk mendukung perayaan ini,” katanya.

Sesudah misa, acara dilanjutkan sejumlah kegiatan. Yakni, kata-kata sambutan, sharing pasutri, makan siang bersama, perlombaan pasutri bernyanyi dan solo bernyanyi duda/janda, lucky draw dengan hadiah-hadiah menarik  serta hiburan lainnya.

Sekretaris Komisi Keluarga KAM, Sr. Mauricia Sihotang KYM mengatakan, panitia merasa bersyukur karena boleh membahagiakan kakek nenek dan lansia secara khusus yang hadir pada acara ini. “Para kakek nenek  dan lansia sangat bergembira, semangat, antusias dan setia mengikuti acara ini mulai dari awal sampai akhir,” ucap Suster Mauricia.

Suster menambahkan, bahwa para umat yang turut dalam perayaan ini, berharap kegiatan senada dapat berlanjut untuk tahun-tahun mendatang. “Semoga kegiatan ini menjadi awal bagi kita yang tergolong dalam usia muda untuk senantiasa memperhatikan orangtua kita yang berusia lansia dengan tetap memperlakukan mereka berharga bagi kehidupan kita.”

(Sr. Mauricia Sihotang, KYM) | edited by: Ananta Bangun

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.