Keyakinan lah yang memindahkan gunung. Walau sebesar biji sesawi.


https://youtube.com/shorts/dQ4Ijuvidww?feature=share

Sekira tiga minggu, sejak Mamak kami dirawat di Rumah Sakit Elisabeth Medan, aku menyusuri jalan mendaki yang melewati kolam ikan pada satu sisinya. Entah karena apa, mataku mengerling gerak-gerik ikan yang tak biasa di tepi kolam itu. Seekor ikan seperti sengaja (bisa juga disebut ‘sinting’) ke luar dari air kolam, hanya untuk menenggak pil makanan yang terserak ke tepian.

PIkiranku seperti lampu menyala. Mengapa tak kuabadikan sebagai video. Dari dalam saku kurengkuh ponsel dan merekamnya. Usai si aktor utama (ikan tersebut) kembali meluncur ke dalam air, aku simpan. Dan lalu menayangkannya ke media Facebook.

Guna menyentuh kuberi sejumput mantra:

Keyakinan lah yang memindahkan gunung.

Walau sebesar biji sesawi.

Istriku mengaku terkesan. Dan berkata: Kenapa tidak mengabadikannya dalam blog pribadi. “Yah. Benar. Kenapa tidak” Dan di sinilah kenangan itu kutanam dalam blog ini. Dalam doa dan penantian akan kesembuhan Mamak kami. Kami tak punya kuasa, hanya sebuah keyakinan, bahwa Tuhan punya rencana terbaik, Bagi Mamak dan kami semua. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.