Mitos Tujuan: “Saat Saya mencapai puncak, barulah saya akan belajar untuk memimpin”


marathon-runners
dipinjam dari: https://joeoriade.com

John Calvin Maxwell adalah seorang pendeta, pembicara, dan penulis Amerika yang menulis banyak buku, terutama fokus pada tema kepemimpinan. Dalam satu bukunya, berjudul 360 degree leader, aku mengutip kisah inspiratif. Semoga bisa bermanfaat juga bagi pembaca lainnya. Berikut petikannya:

Pada 2003, Charlie Wetzel, juru tulis saya, memutuskan bahwa dia ingin meraih satu target yang telah dipendamnya selama lebih dari satu dekade. Dia bertekad untuk mengikuti perlombaan maraton. Andai kata suatu hari Anda bertemu dengan Charlie, Anda tidak akan pernah menduga bahwa dia adalah seorang pelari. Artikel di berbagai majalah atletik menyebutkan bahwa dengan tinggi badan 5 kaki 10 inci, seorang pelari jarak jauh seharusnya memiliki berat badan 165 pound atau kurang dari itu. Charlie memiliki berat sekitar 250 pound. Namun dia adalah seorang pelari yang rutin berlari dengan jarak tempuh rata-rata 12 hingga 20 mil per minggu dan mengikuti perlombaan lari 10K sebanyak 2 atau 3 kali setiap tahun. Jadi, dia memilih perlombaan lari maraton Chicago dan memutuskan untuk mengikutinya.

charlie wetzel
Charlie Wetzel (dipinjam dari: http://blog.johnmaxwell.com)

Apakah Anda mengira Charlie hanya muncul di garis start di pusat kota Chicago pada hari perlombaan dan berkata, “Oke, saya kira sekarang waktunya untuk mencari tahu bagaimana cara berlari maraton”? Tentu saja tidak. Dia sudah mulai mengerjakan pekerjaan rumahnya satu tahun sebelum itu. Dia membaca berbagai ulasan tentang perlombaan maraton yang digelar di seluruh Amerika Serikat dan mengetahui bahwa lari maraton Chicago — yang diadakan pada Oktober — diselenggarakan di tengah cuaca yang bagus hampir setiap tahun. Perlombaan maraton ini menggunakan lintasan lari yang datar dan cepat. Perlombaan tersebut memiliki reputasi sebagai perlombaan yang memiliki pendukung terbaik di antara perlombaan lari maraton mana pun di negeri itu. Memang tempat yang tepat bagi seorang pelari maraton pemula. 

Dia juga mulai mempelajari cara berlatih lari maraton. Dia membaca berbagai artikel. Dia melakukan pencarian di situs jejaring Internet. Dia berbicara kepada sejumlah pelari maraton. Dia bahkan merekrut seorang teman yang pernah mengikuti dua perlombaan lari maraton untuk berlari bersamanya di Chicago pada 12 Oktober. Dan, tentu saja, dia berlatih. Dia memulai proses tersebut pada pertengahan April, memperbesar jarak tempuhnya setiap minggu, hingga akhirnya dua kali latihan lari masing-masing berjarak 20 mil selain sesi-sesi latihannya yang lain. Saat hari perlombaan tiba, dia sudah siap — dan dia pun menyelesaikan perlombaan tersebut.

Kepemimpinan sangat mirip dengan ini. Jika Anda ingin sukses, Anda perlu mempelajari sebanyak mungkin hal yang bisa Anda pelajari tentang kepemimpinan sebelum memegang posisi tersebut.

Kepemimpinan yang baik dipelajari langsung di lapangan. Memimpin sebaik mungkin di mana pun berada adalah hal yang mempersiapkan para pemimpin untuk memikul tanggung jawab yang lebih banyak dan besar. Menjadi seorang pemimpin adalah proses pembelajaran seumur hidup.

Bagaimana caranya agar dapat menjadi seorang yang Anda inginkan? Anda sekarang harus mulai menerapkan pemikiran, mempelajari keterampilan, dan mengembangkan kebiasaan dari orang yang Anda inginkan. Sungguh keliru bila Anda bermimpi di siang bolong tentang “suatu hari Anda berada di puncak”, dan bukannya menanganinya hari agar dapat mempersiapkan diri untuk hari esok.

buku 360 degree leader
Cover buku 360 degree Leader karya John C. Maxwell

Comments are closed.