Jubileum 50 Tahun, Ordo Konventual Bangun Persaudaraan sebagai Oase Ilahi


Perayaan “50 tahun Misi dan Natal bersama Ordo Konventual di Indonesia” di Paroki Delitua (Copyright: Komsos KAM)

Ribuan insan turut dalam perayaan “Kenangan Syukur Jubileum 50 Tahun Misi dan Perayaan Natal Bersama Saudara Ordo Dina Konventual di Indonesia”. Acara ini berlangsung pada Minggu (30 Desember) di lapangan Gereja Paroki St. Yosef – Delitua, dalam misa yang dipersembahkan Uskup Agung Medan terpilih, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap; Uskup Emeritus Keuskupan Agung Medan (KAM), Mgr. Anicetus B. Sinaga OFMCap; Uskup Emeritus Keuskupan Manado, Mgr. Josef Suwatan MSC; dan Minister General OFMConventual, RP. Marco Tasca OFMConv.

Dalam pesan homili, Mgr. Anicetus menyampaikan terima kasih kepada Ordo Konventual karena telah memperkaya, mempersubur dan memperharum Keuskupan Agung Medan. “Kita bersukacita dan mendukung berkembangnya Ordo Konventual. Selamat ulang tahun dan semoga lebih berdaya guna,” kata dia.

Mgr. Anicetus mengajak seluruh hadirin agar menjadikan momen kelahiran Yesus Kristus yang dirindukan banyak orang. “Pesan ini juga diungkapkan dalam peringatan Natal Nasional bersama Presiden Jokowi. Tersebut pesan utama: kami adalah sumber damai. Kami adalah pembawa perdamaian lestari.”

Dia juga mendorong Ordo Konventual turut mewartakan kesehatian, keselarasan, kedamaian dan kelurusan hati yang kami cintai. “Mari kita bangun persaudaraan sebagai Oase Ilahi di dalam dunia. Dan  Ordo Konventual hendaknya tetap menghayati mula panggilan St. Fransiskus dari Assisi. Mari perbaikilah Gereja-Ku yang hampir roboh ini. Mari wartakanlah sukacita Injil ke seluruh dunia.”

Puncak misa syukur perayaan tersebut dihadiri perwakilan 12 paroki penggembalaan Ordo Konventual – 11 di antaranya dari Indonesia, dan satu dari Timor Leste. Sebelum ini, Jubilaris menggelar sejumlah kegiatan akbar. Yakni, Acara Jalan Sehat Keluarga dan Operasi Bibir Sumbing Gratis pada September 2018 lalu.

(Ananta Bangun)

//// ditulis untuk majalah resmi Keuskupan Agung Medan, MENJEMAAT

Comments are closed.