Menulis Feature bagi Aktivis Komsos (V)


Lukisan “Return of Prodigal Son” karya Rembrandt

PERSIAPAN UNTUK MENULIS FEATURE

Bagaimana kita mempersiapkan diri untuk menulis sebuah feature? Hal pertama untuk diketahui dimulai dari sifat feature itu sendiri. R. Masri Sareb (Memulai dan Mengelola Media Gereja dalam Terang Inter Mirifica.Penerbit Obor), meneladani kekhasan Yesus menuturkan cerita. Bahkan, Masreb mengatakan sebenarnya Yesus termasuk penulis yang ulung. Di mana para Rasul hanya menulis apa yang diucapkan oleh-Nya, ini berarti Dia juga seorang penulis.

Satu kisah yang dicuplik dalam buku tersebut adalah perumpamaan “Anak yang Hilang” (Luk 15:11-32). Dalam kisah tersebut kita bisa menemukan kekhasan sebuah feature, yakni menonjolkan karakter antagonis (si anak bungsu), sehingga pendengar/ pembaca merasa jengkel hingga marah terhadap sikapnya. Sementara, sikap mengampuni si Ayah (menggambarkan rahmat dari Allah) melahirkan perasaan takjub dan simpati.

***

Melvin Mencher dalam buku “News Reporting and Writing” (Mc Graw Hill: 2003) memaparkan beberapa panduan dalam menulis feature, sebagai berikut:

  • Tunjukkan apa yang sedang dilakukan tokoh dalam tulisan tersebut (Show people doing things)
  • Muat lah apa yang mereka ucapkan (Let them talk)
  • Beri penekanan. Tuliskan — dengan mengalir — tindakan dan dialog seiring peristiwa berlangsung (Underwrite. Let the action and the dialogue carry the piece)
  • Ceritakan seolah kejadian tersebut mengalir (Keep the piece moving)

Mencher menambahkan, bahwa mengisahkan tindakan para insan-insan dalam reportase feature butuh ‘mata yang tajam memandang’ dan ‘telinga yang sigap mendengar alur peristiwa untuk menangkap kutipan dialog yang jelas.’

Di samping itu, dia juga menandaskan agar si penulis/ peliput hendaknya berada di tempat peristiwa atau kisah yang dituturkan oleh narasumber. Ini akan mempermudah tulisan yang mengisahkan tindakan dan ucapan si narasumber.

***

Tantangan

Untuk menguasai keahlian menulis feature, tentu dengan serangkaian latihan. Dalam beberapa pelatihan menulis, aku umumnya memberi tantangan menulis. Pembaca yang terkasih, kiranya tak gentar hatinya untuk membuat tulisan dengan tema berikut:

 

  • Pengalaman paling berbahagia dalam hidupku
  • Kisah kelahiranku
  • Orang yang Kukagumi (Mengapa?)

 

 

Advertisements

Comments are closed.